Home > Ginekologi > Premenstrual Syndrome (PMS) Part 1

Premenstrual Syndrome (PMS) Part 1

Jun 08, 2010 1 Comment by lusa

Pengertian
Sindrom Pre Menstruasi (Premenstrual Syndrome, PMS) adalah kumpulan gejala fisik, psikologis dan emosi yang berhubungan dengan siklus menstruasi (wikipedia).

Sindrom Pre Menstruasi adalah gejala fisik, psikologis dan perilaku yang menyusahkan yang tidak disebabkan oleh penyakit organik, yang secara teratur berulang selama fase siklus yang banyak mengalami regresi atau menghilang selama waktu haid yang tersisa (Magos).

Sindrom Pre Menstruasi adalah sejumlah perubahan mental maupun fisik yang terjadi antara hari ke-2 sampai hari ke-14 sebelum menstruasi dan mereda segera setelah menstruasi berawal (Shreeve, 1983).

Premenstrual syndrome (PMS) adalah kombinasi gejala yang terjadi sebelum haid dan menghilang dengan keluarnya darah menstruasi serta dialami oleh banyak wanita sebelum awitan setiap siklus menstruasi (Brunner dan Suddarth, 2001).

Gambar. Premenstrual syndrom (PMS)

Insidensi
Insidensi atau angka kejadian dari sindrom pre menstruasi sekitar 80 persen. Studi epidemiologi menunjukkan kurang lebih 20 persen dari wanita usia reproduksi mengalami gejala PMS sedang sampai berat (Freeman, 2007). Sekitar 3-8 persen memiliki gejala hingga parah yang disebut dysphoric disorder (PMDD, Premenstrual Dysphoric Disorder).

Penyebab
Penyebab sindrom pre menstruasi belum jelas. Beberapa penyebab sindrom pre menstruasi antara lain:

  1. Ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron (kelebihan estrogen atau kekurangan progesteron dalam fase luteal dari siklus menstruasi).
  2. Faktor-faktor evolusi dan genetik.
  3. Gangguan fungsi serotonin.
  4. Jumlah prolaktin yang terlalu banyak (dapat mengganggu keseimbangan mekanisme tubuh yang mengontrol produksi hormon estrogen dan progesteron).
  5. Kelebihan atau defisiensi kortisol dan androge.
  6. Kelebihan hormon anti diuresis.
  7. Abnormalitas sekresi opiate endogen atau melatonin.
  8. Defisiensi vitamin A, B1, B6 atau mineral, seperti magnesium.
  9. Hipoglikemia reaktif.
  10. Alergi hormon.
  11. Toksin haid.
  12. Stres dan masalah emosional (seperti depresi).
  13. Masalah sosial.
  14. Gaya hidup (kurang olahraga, diet tinggi gula, konsumsi tinggi garam, minum alkohol, konsumsi tinggi kafein).

Faktor Resiko
Beberapa faktor yang meningkatkan terjadinya sindrom pre menstruasi adalah:

  1. Wanita yang pernah melahirkan.
  2. Wanita yang sudah menikah.
  3. Usia yang semakin tua (antara 30-40 tahun).
  4. Stres.
  5. Mempunyai riwayat depresi (baik depresi pasca melahirkan).
  6. Faktor diet (kebiasaan makan tinggi gula, garam, kopi, teh, coklat, minuman bersoda, produk susu, makanan olahan).
  7. Kekurangan zat gizi seperti kurang vitamin B (vitamin B6), vitamin E, vitamin C, magnesium, zat besi, seng, mangan, asam lemak linoleat.
  8. Kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol.
  9. Kegiatan fisik (kurang olahraga).

Gejala Umum
Wanita dapat mengalami berbagai macam gejala sindrom pre menstruasi baik gejala emosional maupun gejala fisik.

Tabel. Gejala-gejala premenstrual syndrome

Gejala Fisik

Gejala Emosional

Perut kembungDepresi
Nyeri payudaraCemas
Sakit kepalaSuka menangis
Kejang atau bengkak pada kakiSifat agresif atau pemberontakan
Nyeri panggulPelupa
Hilang koordinasiTidak bisa tidur
Nafsu makan bertambahMerasa tegang
Hidung tersumbatIrritabilitas
Tumbuh jerawatSuka marah
Sakit pinggulParanoid
Suka makan manis atau asinPerubahan dorongan seksual
PalpitasiKonsentrasi berkurang
Peka suara atau cahayaMerasa tidak aman
Rasa gatal pada kulitPikiran bunuh diri
KepanasanKeinginan menyendiri
Perasaan bersalah
Kelemahan

Sumber : dikutip dari Rayburn et.al., (2001), halaman 287

Referensi
Aguspathy. 2008. Menstruasi. aguspathy.blogspot.com/2008/09/menstruasi.html diunduh 8 Juni 2010, 08:47 AM
Maulana, R. 2008. Hubungan Karakteristik Wanita Usia Produktif dengan Premenstrual Syndrome (PMS) di Poli Obstetri dan Gynekology RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Proposal penelitian. razimaulana.files.wordpress.com/2008/12/pms.doc diunduh 8 juni 2010, 09:16 AM
totalkesehatananda.com/pms1.html diunduh 8 Juni 2010, 09:17 AM wikipedia.org/wiki/Sindrom_pramenstruasi diunduh 8 Juni 2010, 08:35 AM
womenshealth.gov/faq/premenstrual-syndrome.cfm diunduh 8 Juni 2010, 08:43 AM

Kata Kunci

fase luteal, premenstrual syndrome, pms premenstrual syndrome, siklus menstruasi, fase luteal adalah, premenstruasi syndrome, pre menstruasi syndrome, pre menstruasi sindrom, penyakit sindrom premenstrual, premenstrual syndrom, pengertian premenstrual syndrome, pre menstrual syndrom, sindrom premenstruasi, gambar PMS, gambar sedang PMS, konsep dasar premenstruasi, darah haid, premensteual dysphoric pengertian, Permenstrual syndrom, pengertian syndrom pramenstrual, Premenstruasi syndrom indonesia, Pengertian premenstrual beserta gambar, pengertian pms adalah, arti pms, arti pre menstruasi sindrome.

Ginekologi
© LUSA.web.id   |   Share :  
lusa

About the author

Pengajar dan pendidik aktif di perguruan tinggi di Yogyakarta dan Surakarta. Selain itu, juga seorang praktisi kesehatan di Yogyakarta. Menghabiskan waktu luang berkumpul bersama keluarga (suami & anak) serta menulis di lusa.web.id.

One Response to “Premenstrual Syndrome (PMS) Part 1”

  1. iank says:

    Part 2 nya mana???
    Syndrom datas apa ada pengaruh dengan nyeri tulang belakang???
    Btw mslh diatas ada bntuk askepnya tidak???

Leave a Reply