Home > Ginekologi > Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)

Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)

Aug 17, 2009 28 Comments by

Terbukti 95% wanita yang terdiagnosis pada tahap awal kanker payudara dapat bertahan hidup lebih dari lima tahun setelah terdiagnosis sehingga banyak dokter yang merekomendasikan agar para wanita menjalani ‘sadari’ (periksa payudara sendiri – saat menstruasi – pada hari ke 7 sampai dengan hari ke 10 setelah hari pertama haid) di rumah secara rutin dan menyarankan dilakukannya pemeriksaan rutin tahunan untuk mendeteksi benjolan pada payudara. Pemeriksaan payudara sendiri dapat dilakukan pada usia 20 tahun atau lebih. Bagi wanita usia lebih dari 30 tahun dapat melakukan pemeriksaan payudara sendiri maupun ke bidan atau dokter untuk setiap tahunnya.

Pemeriksaan payudara dapat dilakukan dengan melihat perubahan di hadapan cermin dan melihat perubahan bentuk payudara dengan cara berbaring. Pemeriksaan payudara dapat dilakukan dengan melihat perubahan di hadapan cermin dan melihat perubahan bentuk payudara dengan cara berbaring.

  1. Melihat Perubahan Di Hadapan Cermin.
    Lihat pada cermin , bentuk dan keseimbangan bentuk payudara (simetris atau tidak). Cara melakukan :

  2. Melihat Perubahan Bentuk Payudara Dengan Berbaring.
    • Tahap 1. Persiapan
    • Gambar SADARI berbaring 1
      Dimulai dari payudara kanan. Baring menghadap ke kiri dengan membengkokkan kedua lutut Anda. Letakkan bantal atau handuk mandi yang telah dilipat di bawah bahu sebelah kanan untuk menaikan bagian yang akan diperiksa. Kemudian letakkan tangan kanan Anda di bawah kepala. Gunakan tangan kiri Anda untuk memeriksa payudara kanan .Gunakan telapak jari-jari Anda untuk memeriksa sembarang benjolan atau penebalan. Periksa payudara Anda dengan menggunakan Vertical Strip dan Circular.

    • Tahap 2. Pemeriksaan Payudara dengan Vertical Strip Gambar SADARI berbaring 2
      Memeriksa seluruh bagian payudara dengan cara vertical, dari tulang selangka di bagian atas ke bra-line di bagian bawah, dan garis tengah antara kedua payudara ke garis tengah bagian ketiak Anda. Gunakan tangan kiri untuk mengawali pijatan pada ketiak. Kemudian putar dan tekan kuat untuk merasakan benjolan. Gerakkan tangan Anda perlahan-lahan ke bawah bra line dengan putaran ringan dan tekan kuat di setiap tempat. Di bagian bawah bra line, bergerak kurang lebih 2 cm kekiri dan terus ke arah atas menuju tulang selangka dengan memutar dan menekan. Bergeraklah ke atas dan ke bawah mengikuti pijatan dan meliputi seluruh bagian yang ditunjuk.
    • Tahap 3. Pemeriksaan Payudara dengan Cara Memutar.
    • Gambar SADARI berbaring 3
      Berawal dari bagian atas payudara Anda, buat putaran yang besar. Bergeraklah sekeliling payudara dengan memperhatikan benjolan yang luar biasa. Buatlah sekurang-kurangnya tiga putaran kecil sampai ke puting payudara. Lakukan sebanyak 2 kali. Sekali dengan tekanan ringan dan sekali dengan tekanan kuat. Jangan lupa periksa bagian bawah areola mammae.

    • Tahap 4. Pemeriksaan Cairan Di Puting Payudara.
    • Gambar SADARI berbaring 4
      Menggunakan kedua tangan, kemudian tekan payudara Anda untuk melihat adanya cairan abnormal dari puting payudara.

    • Tahap 5. Memeriksa Ketiak
    • Gambar SADARI berbaring 5
      Letakkan tangan kanan Anda ke samping dan rasakan ketiak Anda dengan teliti, apakah teraba benjolan abnormal atau tidak.

Referensi
Ris_Kan_Payudara_01 (Converted).pdf. Kanser Payudara. Kesan Awal Dengan Pemeriksaan Sendiri Payudara (PSP). Oktober, 2004
Brosur Yayasan Kanker Indonesia. Deteksi Dini Kanker Payudara.

Kata Kunci

sadari, pemeriksaan payudara sendiri, periksa payudara sendiri, pemeriksaan payudara, pemeriksaan sadari, sadari periksa payudara sendiri, cara memeriksa payudara, pemeriksaan sendiri payudara, cara pemeriksaan payudara, gambar payudara, cara periksa payudara sendiri, cara memeriksa payudara sendiri, cara sadari, cara periksa payudara, sadari payudara, cara pemeriksaan payudara sendiri, pemeriksaan payudara sendiri sadari, periksa payudara sendiri sadari, bentuk payudara, cara mengecek payudara, gambar pemeriksaan sendiri payudara, memeriksa payudara sendiri, gambar sadari, pemeriksaan payudara sadari, gambar pemeriksaan payudara.

Ginekologi

About the author

Pengajar dan pendidik aktif di perguruan tinggi di Yogyakarta dan Surakarta. Selain itu, juga seorang praktisi kesehatan di Yogyakarta. Menghabiskan waktu luang berkumpul bersama keluarga (suami & anak) serta menulis di lusa.web.id.

28 Responses to “Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)”

  1. duniafannie says:

    wah, mantaph. lengkap sekali inponyah.
    makasiy, jeng lusa.
    telat kiy le blogwalking mrene..
    :mrgreen:

  2. wdcruz says:

    kalo yang ga sendiri pie carane (bantuan gtu), hehehe,,,

  3. nina says:

    huloo mbak lusa..dapet nih inpo dari mas nunu..keren….informasine(alah hehe)

  4. ierma says:

    kug kelihatan mantapzzzzzzz c

  5. sukma ,arum sari says:

    ibu kangen nich,,,

  6. retma says:

    wahhhh keren,,,
    kyk orangnya sih…

    ibu kpn k kampus lg????

    • lusa says:

      @retma

      Terimakasih..
      Tapi orangnya yang mana nduk?? Gambar yang ada di materi apa yang posting materi (berjilbab coklat tuh)??

      Kapan yah? .. Kalau dalam waktu dekat ini belum bisa nih.. kuliah & kampus lagi banyak tugas..
      Insya Allah, tetep diusahain main deh..
      Jangan lupa belajar yach.. Semangath.. Sudah mau tempur kan..

  7. sukma says:

    bu… mow tanya untuk keuntungan dan kekurangan dalam pelaksanaan sadari itu apa aja?

    • lusa says:

      @sukma :

      Khan bisa tanya mbah “google map”…. hehehe… Ok deh maen ke kampusnya kapan2 ya…

      Meskipun pada kenyataannya, banyak penelitian yang sudah tidak merekomendasikan SADARI.. Tetapi masih SADARI masih menjadi pilihan untuk pendeteksian dini, adapun keuntungan dan keterbatasan dari SADARI antara lain:

      Keuntungan SADARI:
      1. Murah dan tidak perlu biaya.
      2. Bisa dilakukan oleh wanita itu sendiri.
      3. Mendorong para wanita untuk segera memeriksakan diri bila menemukan benjolan pada payudaranya.

      Keterbatasan SADARI:
      1. Tidak efektif mengurangi kematian akibat kanker payudara.
      2. Menyebabkan kerugian pada biopsi dan pembedahan.
      3. Tergantung pada ketelitian, kepekaan dan intelegensi wanita tersebut.

      Referensi tentang SADARI atau breast self-examination banyak sekali… Ini ada beberapa refensi yang mungkin dapat membantu mbak “Sukma” dalam belajar:
      pitapink.com/id/skrining.php
      en.wikipedia.org/wiki/Breast_self-examination
      medpagetoday.com/HematologyOncology/BreastCancer/10149
      breastcancer.org/symptoms/testing/new_research/20090423b.jsp

      Semoga bermanfaat dan selamat belajar… :)

  8. yuinul says:

    tambah ilmuni…….

    • yuinul says:

      gimana caranya menerapkan sadari pd remaja sekarang???…….

      • lusa says:

        @yuinul:

        Alhamdulillah.. smoga ilmu yang didapat bermanfaat..

        Penerapan sadari pada remaja tidak terlepas dari peran serta pihak-pihak yang terkait, diantaranya kerjasama dinas pendidikan maupun dinas kesehatan. Sebelum menerapkan sadari, pengetahuan remaja tentang sadari digali lebih dahulu. Pemberian informasi pada remaja tentang sadari dapat dilakukan baik secara langsung maupun menggunakan media/teknologi.

        Usaha yang dapat dilakukan antara lain:
        1. Pemberian penyuluhan pada remaja tentang sadari.
        2. Adanya klinik kesehatan reproduksi remaja (KRR).
        3. Seminar/workshop untuk remaja tentang sadari.
        dsb…

        Informasi-informasi yang diberikan dengan cara apapun, mempunyai harapan bahwa remaja dapat mengenali dan melakukan pendeteksian dini pada payudaranya. Hal ini disebabkan kanker payudara masih menduduki peringkat tertinggi penyebab kematian pada wanita setelah kanker serviks.

        Smoga jawaban yang sedikit ini, bisa membantu “Yuinul”…

  9. nitha says:

    mncegah kanker payudara dengan cara sadari ya buuu,,,,,,

  10. mawar says:

    mb…klo bentuk benjolan yang aneh yang kyk gmn ya?klo di payudara ada bentuk spt bantalan(bulat tp pipih) itu apa ya?di kedua payudara ada,cm bag sblh kiri lbh besar.thanks

    • lusa says:

      Tidak semua benjolan pada payudara itu tanda kanker, tetapi perlu diperhatikan. Pada kanker, benjolan cepat membesar, keluar cairan pada puting bisa berupa darah atau nanah, benjolan terasa keras, terjadi perubahan pada kulit payudara seperti memerah atau kehitaman, dan puting yang tampak tertarik atau terhisap ke dalam dan payudara terasa nyeri.

      Namun, perlu dibedakan juga pada FAM. Benjolan terasa sebagai benjolan licin dan kenyal seperti karet, serta mudah digerakkan. Tanda tersebut, lebih sering dijumpai pada wanita yang belum menopause, dan ukurannya cenderung menetap.

      Nah, bisa dievaluasi apakah benjolan Anda cepat membesar? Keras/lunak? Menetap/bergerak? Keluar cairan abnormal/tidak? Ada perubahan pada kulit payudara/tidak? Nyeri/tidak?

      Jika ada tanda-tanda tesebut, segera periksakan diri Anda ke RS..

      Sebagai referensi bisa baca di http://www.lusa.web.id/kanker-payudara-ca-mammae/

  11. makara says:

    makasiii ea
    bantuuu bangt

  12. windha says:

    Mau tanya, kalo payudarah bila digoyangkan akan sakit, terus diamping agak nyeri dan sedikit lebih berisi
    Itu kenapa ya ??

Leave a Reply