Home > Ginekologi > Amenore Sekunder (Secondary Amenorrhea)

Amenore Sekunder (Secondary Amenorrhea)

May 18, 2010 15 Comments by lusa

Pengertian
Amenore sekunder adalah berhenti haid setelah menarche atau pernah mengalami haid tetapi berhenti berturut-turut selama 3 bulan.

Amenore sekunder adalah tidak haid selama 6 bulan pada wanita yang sebelumnya pernah mengalami haid teratur atau selama 12 bulan pada wanita yang mempunyai haid tidak teratur.

Amenore sekunder adalah berhenti haid selama 6 bulan atau lebih pada wanita yang sudah pernah mengalami haid dan bukan pada wanita yang tidak hamil, menyusui atau menopause.

Insidensi
Angka kejadian amenore sekunder sekitar 1-3 persen pada wanita usia reproduksi.

Penyebab
Penyebab amenore sekunder banyak sekali, antara lain:

  1. Sindrom ovarium polikistik.
  2. Obesitas.
  3. Penurunan berat badan yang drastis.
  4. Kecemasan dan stres emosional.
  5. Olahraga yang berlebihan.
  6. Kehamilan.
  7. Menopause.
  8. Disfungsi tiroid.
  9. Tumor otak.
  10. Kegagalan dilatasi dan kuretase.
  11. Pengurangan lemak tubuh 15-17 persen.
  12. Konsumsi hormon tambahan.
  13. Konsumsi obat-obatan (bisulfan, klorambusil, siklofosfamid, fenotiazin, pil kontrasepsi, hormon terapi).
  14. Kelainan pada rahim seperti mola hidatidosa dan sindrom Asherman (pembentukan jaringan parut pada lapisan rahim akibat infeksi atau pembedahan).
  15. Kelainan endokrin (peningkatan aktivitas kelenjar adrenal yang menyebabkan sindrom cushing).

Gambar. Contoh penyebab amenore sekunder

Gejala
Gejala amenore sekunder adalah sebagai berikut:

  1. Pernah mengalami haid.
  2. Tidak mengalami haid selama 6 bulan atau lebih.
  3. Sakit kepala.
  4. Galaktore.
  5. Peningkatan atau penurunan berat badan.
  6. Vagina kering.
  7. Hirsutisme.
  8. Penglihatan kabur atau kehilangan penglihatan (disebabkan oleh tumor pituitari).

Prognosis
Prognosis tergantung pada penyebabnya.

Kemungkinan Komplikasi
Kemungkinan komplikasi yang dapat ditimbulkan akibat amenore sekunder tergantung dari penyebabnya.
Misalnya: penyebab dari amenore sekunder adalah kelainan pada rahim, maka kemungkinan dapat menyebabkan kanker rahim.

Pemeriksaan dan Tes
Pemeriksaan fisik, pemeriksaan panggul maupun tes kehamilan harus dilakukan untuk menjauhkan dari diagnosa kehamilan. Tes darah yang dapat dilakukan untuk mengecek kadar hormon, antara lain:

  1. Follicle stimulating hormone (FSH).
  2. Luteinizing hormone (LH).
  3. Prolactin hormone (hormon prolaktin).
  4. Serum hormone (seperti kadar hormon testoteron).
  5. Thyroid stimulating hormone (TSH).

Tes lain yang dapat dilakukan, meliputi:

  1. Biopsi endometrium.
  2. Tes genetik.
  3. MRI.
  4. CT scan.

Penanganan
Penanganan amenore sekunder tergantung dari penyebabnya.
Sebagai contoh: jika penyebab amenore sekunder adalah hipotiroid (hypothyroidisme), maka pengobatannya adalah suplemen tiroid.

Referensi
nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/001219.htm diunduh 16 Mei 2010, 11:39 PM.
advancedfertility.com/amenor.htm diunduh 16 Mei 2010, 11:54 PM.
medicastore.com/penyakit/563/Amenore_tidak_menstruasi.html diunduh 16 Mei 2010, 11:58 PM.

Kata Kunci

amenore sekunder, mola hidatidosa, amenorrhea sekunder, amenore, amenorea sekunder, penyebab amenore sekunder, amenorhea sekunder, amenore sekunder adalah, pengertian amenore, pengertian amenore sekunder, penyebab amenore, aminore sekunder, Amenorrhea adalah, sindrom asherman, terapi amenore sekunder, amenorhea, galaktore, amenore adalah, makalah amenore sekunder, amenorhea sekunder adalah, cara menyembuhkan amenore sekunder, cara mengobati amenore sekunder, terapi amenorhhea sekunder, amenorrhea pada wanita yang belum menikah, Aminor sekunder pada wanita usia 40 bisakah disembuhkan?.

Ginekologi
© LUSA.web.id   |   Share :  
lusa

About the author

Pengajar dan pendidik aktif di perguruan tinggi di Yogyakarta dan Surakarta. Selain itu, juga seorang praktisi kesehatan di Yogyakarta. Menghabiskan waktu luang berkumpul bersama keluarga (suami & anak) serta menulis di lusa.web.id.

15 Responses to “Amenore Sekunder (Secondary Amenorrhea)”

  1. marry says:

    bagaimana cara penyembuhan penyakit amenore sekunder ini ?

    • lusa says:

      Mbak Marry..

      Sebenarnya ditulisan di atas sudah ada..
      Penanganan amenore sekunder tergantung dari penyebabnya. Misal: penyebab amenore sekunder karena hipotiroid (hypothyroidisme), pengobatannya adalah suplemen tiroid.

      Demikian mbak Marry…
      Terimakasih…

  2. cicie says:

    Hello Lusa,
    Saya mengalami menorraghia (bleeding) yang sangat excessive hingga setiap 3 bulan harus transfusi darah krn di dalam rahim saya ada adenomyosis yg abnormal sebesar 9 cm
    Saya menjalankan operasi laparoscovi dan dokter mengambil jaringan adenomyosis tersebut di rahim saya.
    Setelah itu dokter memberikan suntikan trapos selama 3 kali (dalam 3 bulan terakhir bulan Nov 11). Diharapkan sebenarnya saya tidak haid selama suntikan trapos, tetapi yg saya alami bleeding tetap saja berlangsung dan baru stop di pertengahan bulan Desember. Nach hingga saat ini saya tidak menstruasi.
    Apakah ini wajar, dan bagaimana supaya haid saya normal kembali?
    Terima kasih

  3. icha says:

    hello lusa,
    saya masih di usia 20 tahun dari haid pertama sampai sekarang saya tidak ada gangguan. tapi bulan ini saya haid dengan volume darah yang sangat minim. kelainan apa yang kira-kira terjadi..?
    terimakasih

  4. Isna says:

    haii kka Lusa :)
    saya masih berumur 15th tapi saya sudah tidak mengalami haid selama 3bln berturut2..
    Kira-kira kelainan apa yg saya alami
    terimakasih

  5. yuli says:

    mbk sya haid terakhir bulan desember, yangselama 3 bulan itu saya dikasih obat sama dokter Cyclo Progeniva. Memang selama 3 bln itu saya haid, tetapi setelah obatnya habis saya tidak haid lagi. gmn ya mba, sya sudah berusaha ke dokter terus-menerus tetapi haid saya tetap bermasalah? gmn solusinya? thanks

  6. lina says:

    hai lusa…usia saya 36thn,saya ada masalah dgn haid saya.2bln terakhir ini haid saya hanya keluar sedikit sekali,biasanya saya datang haid selama 4hari tp 2bln ini hanya datang sehari saja dan itupun sedikit sekali.selain itu saya juga mengidap sakit magg yg
    saat ini sedang kambuh karna terlalu sering minum jus lemon#tadinya saya ingin mengurangkan lemak ehh…malah jd sakit hehehe…#
    nahh…yang ingin saya tanyakan sekarang’apakah ada hubungannya gangguan pencernaan dengan mentruasi??
    kenapa saya masih merasakan sakit pinggang,mual dan ngilu pada payudara wlopun haid sudah tidak datang lagi??
    mohon jawaban’y yahh…
    terima kasih

  7. nur says:

    Hello Lusa,
    saya mau nanya… saya bulan april di kuret, setelah kuret sampai bulan september ini saya tak pernah haid lagi…
    kira-kira apa penyebabnya ya??

  8. nk suzie susantye says:

    hay mbak lusa saya pnya tman dia sudah hampir setahun kurang 3 blan tdk hed tapi umurnya msih 18 thn,
    gejalanya dia mudah jerawatandan suka minum obat-obatan pelancar menstruasi
    apakah itu termasuk penyakit amenora sekunder atau sopk???

  9. Triani Lailatunnahar says:

    Usia bayi saya 11 bulan dan saya aktif menyusui, sejak hamil bayi saya tersebut sampai sekarang usianya 11 bulan saya belum juga menstruasi sebelumnya haid saya teratur, apa sih permasalahannya?

  10. dilah says:

    mba saya perna haid selama seminggu tapi sudah 2 tahun belm saya divonis anemor sama dokter obat apa sih yang bisa menyembuhkan penyakit saya ini

  11. adel says:

    hy mbak lusa,,,, saya gk dtg bulan ud hmpir 2 bulan dan sering mangalami sakit perut sertarasa mual.. mohon sulusinya ea mbak

  12. Nia says:

    Saya seorang wanita usia 21 tahun dan belum menikah yang mengalami masalah dengan siklus haid yang tidak teratur. Setahun yang lalu karena 4 bulan tidak mengalami haid dan tidak hamil, saya memeriksakan diri ke dokter kandungan dan diagnosa dokter mengatakan saya terkena amenorhea sekunder. Kemudian saya diaksih obat anore norethistherone. Beberapa hari setelah obat itu saya minum saya langsung mengalami haid. namun 3 bulan berikutnya haid saya tidak kunjung datang juga. Saya kembali ke dokter lagi dan setelah dites urin saya tidak hamil dokter memberi saya pil KB Lingkaran Biru (Microgynon). Dokter juga mengatakan bahwa haid saya yang tidak teratur disebabkan karena saya stres. Awalnya saya ragu meminumnya karena saya masih virgin masa harus minum pil KB? Namun, dokter itu menjelaskan pil KB ini juga dapat membantu haid saya agar teratur kembali. Dalam kemasan 1 bungkus pil KB yang terdapat 28 tablet (21 tablet berwarna kuning dan 7 tablet berwarna putih). Saya diharuskan membuang tablet warna putih dan minum tablet berwarna kuning saja. Dua minggu setelah saya meminumnya saya mengalami menstruasi dan selama haid saya tidak minum pil KB itu lagi. Biasanya saya haid selama 7 hari dan hanya merasakan sakit selama hari pertama haid. Saya merasa sakit itu normal bagi setiap wanita yang mengalami haid. Bulan berikutnya haid saya tidak kunjung datang juga . Saya memutuskan minum pil kB lagi dan saya baru mengalami haid setelah minum pil KB selama dua minggu. Sampai saat ini saya belum periksa ke dokter lagi dan saya sudah telat dua bulan tapi tidak hamil.
    Yang saya tanyakan, Apakah saya harus minum pil KB terus menerus agar bisa haid? Saya takut efek samping akibat minum pil KB karena saat ini saya belum menikah dan belum pernah hamil. Apa yang harus saya lakukan agar bisa haid teratur tanpa minum obat apapun?
    Terima kasih.

  13. adistya says:

    selamat siang..
    saya cuma mau tnya apakah klo mengalami sakit seperti itu jika kita melakukan tes kehamilan menggunakan testpack maka hasilnya positif atau negatif.. makasih

  14. rey says:

    Mbak lusa temen saya sudah 4 bulan tidak menstruasi terakhIr dari dia menstruasi , apakah dampaknya bisa mandul ? Dan bagaimana solusinya mbaa ? Terima kasih

Leave a Reply