Home > Askeb III (Nifas) > Mastitis

Mastitis

November 26th, 2009 lusa Leave a comment Go to comments

Mastitis adalah peradangan pada payudara.
Mastitis ini dapat terjadi kapan saja sepanjang periode menyusui, tapi paling sering terjadi antara hari ke-10 dan hari ke-28 setelah kelahiran.

mastitisGambar. Mastitis

Penyebab

  1. Payudara bengkak yang tidak disusukan secara adekuat.
  2. Bra yang terlalu ketat.
  3. Puting susu lecet yang menyebabkan infeksi.
  4. Asupan gizi kurang, istirahat tidak cukup dan terjadi anemia.

Gejala

  1. Bengkak dan nyeri.
  2. Payudara tampak merah pada keseluruhan atau di tempat tertentu.
  3. Payudara terasa keras dan berbenjol-benjol.
  4. Ada demam dan rasa sakit umum.

Penanganan

  1. Payudara dikompres dengan air hangat.
  2. Untuk mengurangi rasa sakit dapat diberikan pengobatan analgetika.
  3. Untuk mengatasi infeksi diberikan antibiotika.
  4. Bayi mulai menyusu dari payudara yang mengalami peradangan.
  5. Anjurkan ibu selalu menyusui bayinya.
  6. Anjurkan ibu untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi dan istirahat cukup.

Referensi
Ambarwati, 2008. Asuhan Kebidanan Nifas. Yogyakarta: Mitra Cendikia. (hlm: 49-50).
bayisehat.com/breastfeeding-mainmenu-33/430-mastitis-laktasi.html 2009. Mastitis Laktasi. Diunduh 18 November 2009 – 09:22 PM.
library.usu.ac.id/download/fk/obstetri-daulat.pdf Sibuea, D. 2003. Problema Ibu Menyusui Bayi. Diunduh 17 November 2009 – 08: 13 PM.
Program Manajemen Laktasi, 2004. Buku Bacaan Manajemen Laktasi. Jakarta. (bab 5, hlm : 3-4)
Saleha, 2009. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. Jakarta: Salemba Medika. (hlm: 109)
Suherni, 2007. Perawatan Masa Nifas. Yogyakarta: Fitramaya. (hlm: 55-56).

Bookmark and Share
Tulisan Sejenis :
  1. Payudara Bengkak (Engorgement)
  2. Abses Payudara
  3. Saluran Susu Tersumbat (Obstructed Duct)
  4. Puting Susu Lecet (Abraded and or cracked nipple)
  5. Manfaat ASI Bagi Ibu
  6. Masalah Menyusui Pada Keadaan Khusus
  7. Tanda Cukup ASI
  8. Manfaat ASI Untuk Keluarga
  9. Manfaat ASI Untuk Negara
  10. Anatomi dan Fisiologi Payudara
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.