<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
> <channel><title>Comments on: Upaya Memperbanyak ASI</title> <atom:link href="http://www.lusa.web.id/upaya-memperbanyak-asi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://www.lusa.web.id/upaya-memperbanyak-asi/</link> <description></description> <lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 02:56:57 +0000</lastBuildDate> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <item><title>By: lusa</title><link>http://www.lusa.web.id/upaya-memperbanyak-asi/#comment-3834045</link> <dc:creator>lusa</dc:creator> <pubDate>Mon, 30 Jan 2012 05:08:19 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://www.lusa.web.id/?p=555#comment-3834045</guid> <description>Kafein tidak hanya terdapat pada kopi tetapi juga teh, cokelat dan minuman berkarbonasi.
Menurut Ruth A. Lawrence, MD, dan Robert M. Lawrence, MD, dalam buku Breastfeeding: A Guide For the Medical Profession mengatakan, minum secangkir kopi setiap hari tidak apa-apa, karena kandungan kafein yang ditemukan dalam ASI sangat rendah.
Akan tetapi, bila minum sampai lebih 6 cangkir sehari, kafein akan berakumulasi di dalam sistem pencernaan bayi dan dapat membuat bayi terjaga dan rewel (karena susah tidur) serta iritasi pada pencernaannya.
Penelitian lain juga mengungkapkan bahwa pengaruh kafein terdapat dalam ASI ibu menyusui. Salah satu faktor yang mempengaruhi produksi air susu ibu adalah seringnya bayi menghisap payudara ibu, semakin bayi banyak menghisap maka kelenjar susu akan semakin terangsang untuk memproduksi susu. Maka jika bayi jarang menyusu akan berakibat pada penurunan jumlah air susu ibu yang diproduksi oleh kelenjar payudara ibu.
Kadar kafein yang terkandung dalam air susu ibu akan mencapai tingkat tertinggi pada 60 menit setelah ibu mengkonsumsinya. Dan jika ibu menyusui bayi pada waktu itu maka bayi akan menyerap ASI dengan lebih banyak kandungan kafeinnya. Pada tahun 1994 sebuat riset menemukan adanya penurunan kalsium pada ASI dari ibu yang mengkonsumsi tiga cangkir kopi per hari atau setara dengan 285 miligram kafein. Komposisi kalsium dalam ASI mereka 3 kali lebih rendah dibanding ibu menyusui yang tidak mengkonsumsi kafein. Peristiwa ini terjadi karena kafein bersifat menghambat penyerapan kalsium oleh tubuh, sehingga ibu yang menyusui bayi kurang memiliki persedian kalsium yang dapat disalurkan kepada bayi melalui ASI.
Pendapat peneliti yang lain tentang pengaruh kafein pada penurunan kadar hemoglobin dan hematokrit dalam darah bayi yang menyusu pada ibu peminum kopi. Kondisi penurunan kadar hemoglobin dan hematokrit pada darah menjadi sebab bayi menderita anemia. Hal ini diperkuat dengan banyaknya kasus anemia di negara-negara yang penduduknya banyak mengkonsumsi kopi. Selain itu, sebuah lembaga konseling bagi ibu menyusui di Amerika merilis data bahwa para ibu peminum kopi yang menyusui bayi sering mengeluhkan kondisi bayi yang buruk seperti kolik, gelisah dan sulit tidur. http://pakarbayi.com/kafein-dan-asi-apakah-berhubungan.html
Saran: ibu menyusui sebaiknya menghindari mengkonsumsi makanan/minuman yang mengandung kafein demi kesehatan bayi. </description> <content:encoded><![CDATA[<p>Kafein tidak hanya terdapat pada kopi tetapi juga teh, cokelat dan minuman berkarbonasi.</p><p>Menurut Ruth A. Lawrence, MD, dan Robert M. Lawrence, MD, dalam buku Breastfeeding: A Guide For the Medical Profession mengatakan, minum secangkir kopi setiap hari tidak apa-apa, karena kandungan kafein yang ditemukan dalam ASI sangat rendah.<br
/> Akan tetapi, bila minum sampai lebih 6 cangkir sehari, kafein akan berakumulasi di dalam sistem pencernaan bayi dan dapat membuat bayi terjaga dan rewel (karena susah tidur) serta iritasi pada pencernaannya.</p><p>Penelitian lain juga mengungkapkan bahwa pengaruh kafein terdapat dalam ASI ibu menyusui. Salah satu faktor yang mempengaruhi produksi air susu ibu adalah seringnya bayi menghisap payudara ibu, semakin bayi banyak menghisap maka kelenjar susu akan semakin terangsang untuk memproduksi susu. Maka jika bayi jarang menyusu akan berakibat pada penurunan jumlah air susu ibu yang diproduksi oleh kelenjar payudara ibu.</p><p>Kadar kafein yang terkandung dalam air susu ibu akan mencapai tingkat tertinggi pada 60 menit setelah ibu mengkonsumsinya. Dan jika ibu menyusui bayi pada waktu itu maka bayi akan menyerap ASI dengan lebih banyak kandungan kafeinnya. Pada tahun 1994 sebuat riset menemukan adanya penurunan kalsium pada ASI dari ibu yang mengkonsumsi tiga cangkir kopi per hari atau setara dengan 285 miligram kafein. Komposisi kalsium dalam ASI mereka 3 kali lebih rendah dibanding ibu menyusui yang tidak mengkonsumsi kafein. Peristiwa ini terjadi karena kafein bersifat menghambat penyerapan kalsium oleh tubuh, sehingga ibu yang menyusui bayi kurang memiliki persedian kalsium yang dapat disalurkan kepada bayi melalui ASI.</p><p>Pendapat peneliti yang lain tentang pengaruh kafein pada penurunan kadar hemoglobin dan hematokrit dalam darah bayi yang menyusu pada ibu peminum kopi. Kondisi penurunan kadar hemoglobin dan hematokrit pada darah menjadi sebab bayi menderita anemia. Hal ini diperkuat dengan banyaknya kasus anemia di negara-negara yang penduduknya banyak mengkonsumsi kopi. Selain itu, sebuah lembaga konseling bagi ibu menyusui di Amerika merilis data bahwa para ibu peminum kopi yang menyusui bayi sering mengeluhkan kondisi bayi yang buruk seperti kolik, gelisah dan sulit tidur. <a
href="http://pakarbayi.com/kafein-dan-asi-apakah-berhubungan.html" rel="nofollow">http://pakarbayi.com/kafein-dan-asi-apakah-berhubungan.html</a></p><p>Saran: ibu menyusui sebaiknya menghindari mengkonsumsi makanan/minuman yang mengandung kafein demi kesehatan bayi.</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: lela</title><link>http://www.lusa.web.id/upaya-memperbanyak-asi/#comment-3834039</link> <dc:creator>lela</dc:creator> <pubDate>Sun, 29 Jan 2012 10:52:51 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://www.lusa.web.id/?p=555#comment-3834039</guid> <description>Akibat KB suntik 1 bulanan, produksi ASI jadi sedikit dan anak jadi susah untuk menetek, Bagaimana solusinya?</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Akibat KB suntik 1 bulanan, produksi ASI jadi sedikit dan anak jadi susah untuk menetek, Bagaimana solusinya?</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: empiadha</title><link>http://www.lusa.web.id/upaya-memperbanyak-asi/#comment-10855</link> <dc:creator>empiadha</dc:creator> <pubDate>Fri, 03 Jun 2011 05:31:58 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://www.lusa.web.id/?p=555#comment-10855</guid> <description>Apakah minum kopi atau teh dapat mempengaruhi kualitas asi dan apakah berpengaruh pada bayi?</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Apakah minum kopi atau teh dapat mempengaruhi kualitas asi dan apakah berpengaruh pada bayi?</p> ]]></content:encoded> </item> </channel> </rss>
