Archive

Posts Tagged ‘payudara’

Premenstrual Syndrome (PMS) Part 2

June 22nd, 2010 lusa No comments

Tipe
Tipe sindrom pre menstruasi menurut Dr. Guy E. Abraham (ahli kandungan dan kebidanan dari fakultas Kedokteran UCLA, AS) adalah:

  1. PMS tipe A (Anxiety).
  2. PMS tipe H (Hyperhydration).
  3. PMS tipe C (Craving).
  4. PMS tipe D (Depression).

PMS Tipe A (Anxiety)
Wanita yang mengalami sindrom pre menstruasi tipe A sekitar 80 persen. Gejalanya yang ditimbulkan antara lain rasa cemas, sensitif, saraf tegang, perasaan labil, depresi ringan sampai sedang sebelum mendapat haid. Gejala ini diakibatkan ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron (estrogen lebih tinggi). Penelitian lain juga mengatakan, sindrom pre menstruasi tipe A, kemungkinan kekurangan vitamin B6 dan magnesium. Terapi yang dapat diberikan meliputi: pemberian hormon progesteron, banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi.

Read more…

Latihan Soal Asuhan Kebidanan III (Askeb Nifas) Bagian II

June 19th, 2010 lusa No comments

Berikut ini adalah latihan soal Asuhan Kebidanan III (Askeb Nifas) Bagian II.
Soal-soal ini meliputi pokok bahasan:

  1. Konsep Dasar Masa Nifas.
  2. Anatomi dan Fisiologi Payudara.
  3. Proses Laktasi.
  4. Fisiologi Laktasi.

Read more…

Premenstrual Syndrome (PMS) Part 1

June 8th, 2010 lusa No comments

Pengertian
Sindrom Pre Menstruasi (Premenstrual Syndrome, PMS) adalah kumpulan gejala fisik, psikologis dan emosi yang berhubungan dengan siklus menstruasi (wikipedia).

Sindrom Pre Menstruasi adalah gejala fisik, psikologis dan perilaku yang menyusahkan yang tidak disebabkan oleh penyakit organik, yang secara teratur berulang selama fase siklus yang banyak mengalami regresi atau menghilang selama waktu haid yang tersisa (Magos).

Sindrom Pre Menstruasi adalah sejumlah perubahan mental maupun fisik yang terjadi antara hari ke-2 sampai hari ke-14 sebelum menstruasi dan mereda segera setelah menstruasi berawal (Shreeve, 1983).

Read more…

Dismenore (Dysmenorrhea) Part 1

June 2nd, 2010 lusa No comments

Sebagian besar wanita mengalami gangguan atau keluhan saat menstruasi, diantaranya nyeri saat haid. Nyeri haid dalam istilah medis disebut juga dismenore atau menstrual cramps. Dahulu, dismenore dianggap sebagai masalah psikologis wanita, tetapi sekarang merupakan kondisi medis yang nyata.

Gambar. Wanita dengan dismenore

Pengertian
Dismenore (dysmenorrhea) berasal dari bahasa Yunani. Kata dys yang berarti sulit, nyeri, abnormal; meno yang berarti bulan; dan rrhea yang berarti aliran.
Dismenore adalah kondisi medis yang terjadi sewaktu haid/menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas dan memerlukan pengobatan yang ditandai dengan nyeri atau rasa sakit di daerah perut maupun panggul.

Read more…

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil Part 1

May 23rd, 2010 lusa No comments

Kebutuhan gizi pada masa kehamilan berbeda dengan masa sebelum hamil, peningkatan kebutuhan gizi hamil menurut Huliana (2001) sebesar 15 persen, karena dibutuhkan untuk pertumbuhan rahim, payudara, volume darah, plasenta, air ketuban dan pertumbuhan janin.

Penambahan kebutuhan gizi selama hamil antara lain meliputi:

  1. Kalori.
  2. Protein.
  3. Lemak.
  4. Karbohidrat.
  5. Vitamin.
  6. Mineral.

Read more…

Cara Minum Pil Progestin (Minipill or Progestin Only Contraceptive)

May 16th, 2010 lusa No comments

Waktu Mulai Menggunakan Mini Pil
Mini pil mulai dapat digunakan pada hari pertama sampai hari ke lima pada siklus haid (tidak memerlukan metode kontrasepsi lain) apabila:

  1. Lebih dari 6 minggu pasca persalinan dan pasien telah mendapat haid.
  2. Pasien sebelumnya menggunakan kontrasepsi non hormonal dan ingin ganti dengan mini pil.
  3. Pasien sebelumnya menggunakan AKDR (termasuk AKDR yang mengandung hormon).

Mini pil mulai dapat digunakan setiap saat apabila:

  1. Diduga tidak terjadi kehamilan.
  2. Pasien mengalami amenorea (tidak haid) dan dipastikan tidak hamil (sebaiknya jangan melakukan hubungan seksual selama 2 hari atau gunakan kontrasepsi lain untuk 2 hari).
  3. Menyusui antara 6 minggu dan 6 bulan pasca persalinan dan tidak haid (bila menyusui penuh, tidak memerlukan kontrasepsi tambahan).

Read more…

Abses Payudara

December 2nd, 2009 lusa No comments

Abses payudara berbeda dengan mastitis. Abses payudara terjadi apabila mastitis tidak tertangani dengan baik, sehingga memperberat infeksi.

Gejala

  1. Sakit pada payudara ibu tampak lebih parah.
  2. Payudara lebih mengkilap dan berwarna merah.
  3. Benjolan terasa lunak karena berisi nanah.

Read more…

Anatomi dan Fisiologi Payudara

September 23rd, 2009 lusa No comments

Payudara (mammae, susu) adalah kelenjar yang terletak di bawah kulit, di atas otot dada. Fungsi dari payudara adalah memproduksi susu untuk nutrisi bayi. Manusia mempunyai sepasang kelenjar payudara, yang beratnya kurang lebih 200 gram, saat hamil 600 gram dan saat menyusui 800 gram.
Pada payudara terdapat tiga bagian utama, yaitu :

  1. Korpus (badan), yaitu bagian yang membesar.
  2. Areola, yaitu bagian yang kehitaman di tengah.
  3. Papilla atau puting, yaitu bagian yang menonjol di puncak payudara. Read more…

Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)

August 17th, 2009 lusa 19 comments

Terbukti 95% wanita yang terdiagnosis pada tahap awal kanker payudara dapat bertahan hidup lebih dari lima tahun setelah terdiagnosis sehingga banyak dokter yang merekomendasikan agar para wanita menjalani ‘sadari’ (periksa payudara sendiri – saat menstruasi – pada hari ke 7 sampai dengan hari ke 10 setelah hari pertama haid) di rumah secara rutin dan menyarankan dilakukannya pemeriksaan rutin tahunan untuk mendeteksi benjolan pada payudara. Read more…