Makanan dengan gizi seimbang dapat diperoleh dari karbohidrat dan lemak sebagai sumber zat tenaga, protein sebagai sumber zat pembangun, serta vitamin dan mineral sebagai zat pengatur. Kebutuhan nutrien akan meningkat selama hamil, namun tidak semua kebutuhan nutrien meningkat secara proporsional.
Hal yang perlu diperhatikan ibu hamil dalam mengatur menu makanan selama hamil, antara lain:
- Menghindari mengkonsumsi makanan kaleng, makanan manis yang berlebihan, susu berlemak dan makanan yang sudah tidak segar.
- Ibu hamil sebaiknya makan teratur sedikitnya tiga kali sehari.
- Hidangan yang tersusun dari bahan makanan bergizi.
- Mempergunakan aneka ragam makanan yang ada.
- Memilih dan membeli berbagai macam bahan makanan yang segar.
- Mengurangi bahan makanan yang banyak mengandung gas, seperti sawi, kool, kubis dan lain-lain.
- Mengurangi bumbu yang merangsang, seperti pedas, santan kental.
- Menghindari merokok dan minum-minuman keras.
Read more…
Categories: Gizi Tags: Gizi, gizi seimbang, hamil, ibu hamil, karbohidrat, lemak, makanan, menu makanan, mineral, nutrien, protein, vitamin, zat pembangun, zat pengatur, zat tenaga
Vitamin
Wanita hamil membutuhkan lebih banyak vitamin dibanding sebelum hamil. Kebutuhan vitamin diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin serta proses diferensiasi sel.
Kebutuhan vitamin antara lain meliputi:
- Asam folat.
- Vitamin A.
- Vitamin B.
- Vitamin C.
- Vitamin D.
- Vitamin E.
- Vitamin K.
Read more…
Categories: Gizi Tags: anemia, antioksidan, asam folat, BBLR, embrio, fluor, fosfor, hemoglobin, hipokalsemia, imunitas, imunitas seluler, janin, kalsium, Kebutuhan Gizi Ibu Hamil, kehamilan, konstipasi, mineral, natrium, nausea, neural tube defect, perdarahan, perkembangan, pertumbuhan, prematur, vitamin, vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, vitamin E, vitamin K, yodium, zat besi, zat seng
Kebutuhan gizi pada masa kehamilan berbeda dengan masa sebelum hamil, peningkatan kebutuhan gizi hamil menurut Huliana (2001) sebesar 15 persen, karena dibutuhkan untuk pertumbuhan rahim, payudara, volume darah, plasenta, air ketuban dan pertumbuhan janin.
Penambahan kebutuhan gizi selama hamil antara lain meliputi:
- Kalori.
- Protein.
- Lemak.
- Karbohidrat.
- Vitamin.
- Mineral.
Read more…
Categories: Gizi Tags: Gizi, hewani, janin, kalori, karbohidrat, karbohidrat kompleks, kebutuhan gizi, Kebutuhan Gizi Ibu Hamil, kehamilan, ketuban, konstipasi, lemak, menyusui, mineral, nabati, payudara, plasenta, protein, rahim, trimester I, trimester II, trimester III, vitamin, volume darah
Kehamilan merupakan anugerah yang luar biasa yang dapat membuat keluarga menjadi bahagia. Perubahan fisik dan psikologis akan terjadi selama kehamilan. Masa kehamilan ini sangat penting untuk menentukan kualitas anak. Oleh karena itu, selama kehamilan ibu memerlukan makanan yang bergizi. Kecukupan gizi selama kehamilan digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janinnya maupun aktivitas ibu.
Menurut Huliana (2001), makanan yang dikonsumsi ibu hamil dipergunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin sebesar 40 persen sedangkan 60 persen untuk memenuhi kebutuhan ibu. Apabila masukan gizi pada ibu hamil tidak sesuai kebutuhan maka kemungkinan dapat terjadi gangguan dalam kehamilan, baik terhadap ibu maupun janin yang dikandungnya.
Read more…
Categories: Gizi Tags: bayi, energi, Gizi, ibu hamil, janin, kalori, kebutuhan gizi, kecukupan gizi, kehamilan, lemak, makanan, mineral, mual, muntah, ngidam, perkembangan, pertumbuhan, prinsip gizi, protein, trimester I, trimester II, trimester III, vitamin
ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Air susu ibu khusus dibuat untuk bayi manusia. Kandungan gizi dari ASI sangat khusus dan sempurna serta sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang bayi.
ASI dibedakan dalam tiga stadium yaitu:
- Kolustrum,
- Air susu transisi/ peralihan,
- Air susu matur. Read more…
Categories: Askeb III (Nifas) Tags: air, ASI matur, ASI transisi, energi, foremilk, Gizi, hindmilk, IgA, IgG, IgM, imunoglobulin, kolustrum, komposisi ASI, laktoferin, laktosa, lemak, lisosin, makanan terbaik, mineral, nitrogen, pencahar, penetralisir, protein, sel darah putih, vitamin, zat antibodi