Home > Askeb III (Nifas) > Payudara Bengkak (Engorgement)

Payudara Bengkak (Engorgement)

Nov 24, 2009 No Comments by lusa

Penyebab

Payudara bengkak disebabkan karena menyusui yang tidak kontinyu, sehingga sisa ASI terkumpul pada daerah duktus. Hal ini dapat terjadi pada hari ke tiga setelah melahirkan. Selain itu, penggunaan bra yang ketat serta keadaan puting susu yang tidak bersih dapat menyebabkan sumbatan pada duktus.

Gejala

Perlu dibedakan antara payudara bengkak dengan payudara penuh. Pada payudara bengkak: payudara odem, sakit, puting susu kencang, kulit mengkilat walau tidak merah, dan ASI tidak keluar kemudian badan menjadi demam setelah 24 jam. Sedangkan pada payudara penuh: payudara terasa berat, panas dan keras. Bila ASI dikeluarkan tidak ada demam.

Pencegahan

  1. Menyusui bayi segera setelah lahir dengan posisi dan perlekatan yang benar.
  2. Menyusui bayi tanpa jadwal (nir jadwal dan on demand).
  3. Keluarkan ASI dengan tangan/pompa bila produksi melebihi kebutuhan bayi.
  4. Jangan memberikan minuman lain pada bayi.
  5. Lakukan perawatan payudara pasca persalinan (masase, dan sebagainya).

Penatalaksanaan

  1. Keluarkan sedikit ASI sebelum menyusui agar payudara lebih lembek, sehingga lebih mudah memasukkannya ke dalam mulut bayi.
  2. Bila bayi belum dapat menyusu, ASI dikeluarkan dengan tangan atau pompa dan diberikan pada bayi dengan cangkir/sendok.
  3. Tetap mengeluarkan ASI sesering yang diperlukan sampai bendungan teratasi.
  4. Untuk mengurangi rasa sakit dapat diberi kompres hangat dan dingin.
  5. Bila ibu demam dapat diberikan obat penurun demam dan pengurang sakit.
  6. Lakukan pemijatan pada daerah payudara yang bengkak, bermanfaat untuk membantu memperlancar pengeluaran ASI.
  7. Pada saat menyusui, sebaiknya ibu tetap rileks.
  8. Makan makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan perbanyak minum.

Referensi

Ambarwati, 2008. Asuhan Kebidanan Nifas. Yogyakarta: Mitra Cendikia. (hlm: 47-49).
library.usu.ac.id/download/fk/obstetri-daulat.pdf Sibuea, D. 2003. Problema Ibu Menyusui Bayi. Diunduh 17 November 2009 – 08: 13 PM.
idai.or.id/asi/artikel.asp?q=2009421101430 2009. Payudara Bengkak. Diunduh 17 November 2009 – 07: 35 PM.
menyusui.net/problem-menyusui/bila-payudara-bengkak-saat-menyusui/ Kurniasih, D. 2008. Bila Payudara Bengkak Saat Menyusui. 17 November 2009 – 07: 33 PM.
Program Manajemen Laktasi, 2004. Buku Bacaan Manajemen Laktasi. Jakarta. (bab 5, hlm : 3)
Saleha, 2009. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. Jakarta: Salemba Medika. (hlm: 105-107)
Suherni, 2007. Perawatan Masa Nifas. Yogyakarta: Fitramaya. (hlm: 54-55).
Image, gynaeonline.com

Kata Kunci

payudara bengkak, susu kencang, payudara bengkak saat menyusui, payudara bengkak dan sakit, perawatan payudara masa nifas, perawatan payudara pada ibu nifas, payudara bengkak asi, perawatan payudara bengkak, bengkak payudara, pembengkakan payudara, engorgement, pengertian payudara bengkak, puting susu bengkak, bendungan asi pada masa nifas, perawatan payudara ibu nifas, payudara keras dan sakit, perawatan payudara pada masa nifas, asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan bendungan asi, payudara sakit dan bengkak, pengertian engorgement, payudara penuh, kelainan payudara wanita engorgement, Puting payudara bengkak, Puting kanak kanak bengkak, perbedaan bendungan asi dan payudara bengkak.

Askeb III (Nifas)
© LUSA.web.id   |   Share :  
lusa

About the author

Pengajar dan pendidik aktif di perguruan tinggi di Yogyakarta dan Surakarta. Selain itu, juga seorang praktisi kesehatan di Yogyakarta. Menghabiskan waktu luang berkumpul bersama keluarga (suami & anak) serta menulis di lusa.web.id.
No Responses to “Payudara Bengkak (Engorgement)”

Leave a Reply