Home > Askeb I (Kehamilan) > Imunisasi TT (Tetanus Toksoid) Pada Ibu Hamil

Imunisasi TT (Tetanus Toksoid) Pada Ibu Hamil

Sep 03, 2011 29 Comments by

Tetanus disebabkan oleh bakteri yang masuk melalui luka terbuka dan menghasilkan racun yang kemudian menyerang sistem saraf pusat. Penderita mengalami kejang otot serta diikuti kesulitan menelan dan bahkan bernafas.

Tetanus khususnya beresiko pada bayi-bayi yang dilahirkan dengan bantuan dukun bayi di rumah dengan peralatan yang tidak steril. Mereka juga beresiko ketika alat-alat yang tidak bersih digunakan untuk memotong tali pusar dan olesan-olesan tradisional atau abu digunakan untuk menutup luka bekas potongan.

Upaya pencegahan tetanus neonatorum dilakukan dengan memberikan imunisasi TT (Tetanus Toksoid) pada ibu hamil. Konsep imunisasi TT adalah life long imunization yaitu pemberian imunisasi imunisasi TT 1 sampai dengan TT 5. Skema life long immunization adalah sebagai berikut:

  1. TT 0, dilakukan pada saat imunisasi dasar pada bayi.
  2. TT 1, dilakukan pada saat imunisasi dasar pada bayi.
  3. TT 2, dilakukan pada saat imunisasi dasar pada bayi.
  4. TT 3, dilalukan pada saat BIAS (bulan imunisasi anak sekolah) pada kelas satu.
  5. TT 4, dilalukan pada saat BIAS (bulan imunisasi anak sekolah) pada kelas dua.
  6. TT 5, dilalukan pada saat BIAS (bulan imunisasi anak sekolah) pada kelas tiga.

Kajian status imunisasi ibu hamil meliputi:

  1. Skrining status imunisasi pada ibu hamil ketika melakukan pengkajian data ibu hamil.
  2. Melengkapi bila belum terlindungi imunisasi TT.
  3. Skrining status imunisasi TT pada calon pengantin.

Pengertian

Imunisasi Tetanus Toksoid adalah proses untuk membangun kekebalan sebagai upaya pencegahan terhadap infeksi tetanus (Idanati, 2005). Vaksin Tetanus yaitu toksin kuman tetanus yang telah dilemahkan dan kemudian dimurnikan (Setiawan, 2006).

Manfaat Imunisasi TT Ibu Hamil

  1. Melindungi bayi baru lahir dari tetanus neonatorum (BKKBN, 2005; Chin, 2000). Tetanus neonatorum adalah penyakit tetanus yang terjadi pada neonatus (bayi berusia kurang 1 bulan) yang disebabkan oleh clostridium tetani, yaitu kuman yang mengeluarkan toksin (racun) dan menyerang sistem saraf pusat (Saifuddin dkk, 2001).
  2. Melindungi ibu terhadap kemungkinan tetanus apabila terluka (Depkes RI, 2000).

Jumlah dan Dosis Pemberian Imunisasi TT untuk Ibu Hamil

Imunisasi TT untuk ibu hamil diberikan 2 kali (BKKBN, 2005; Saifuddin dkk, 2001), dengan dosis 0,5 cc diinjeksikan intramuskuler/subkutan dalam (Depkes RI, 2000).

Waktu Pemberian Imunisasi TT

Imunisasi TT sebaiknya diberikan sebelum kehamilan 8 bulan untuk mendapatkan imunisasi TT lengkap (BKKBN, 2005). TT 1 dapat diberikan sejak diketahui positif hamil dimana biasanya diberikan pada kunjungan pertama ibu hamil ke sarana kesehatan (Depkes RI, 2000).

Jarak Pemberian Imunisasi TT

Jarak pemberian (interval) imunisasi TT 1 dengan TT 2 minimal 4 minggu (Saifuddin dkk, 2001; Depkes RI, 2000).

Efek Samping Imunisasi TT

Biasanya hanya gejala-gejala ringan saja seperti nyeri, kemerahan dan pembengkakan pada tempat suntikan (Depkes RI, 2000). TT adalah antigen yang sangat aman dan juga aman untuk wanita hamil. Tidak ada bahaya bagi janin apabila ibu hamil mendapatkan imunisasi TT (Saifuddin dkk, 2001). Efek samping tersebut berlangsung 1-2 hari, ini akan sembuh sendiri dan tidak diperlukan tindakan/pengobatan (Depkes RI, 2000).
Tempat Pelayanan untuk Mendapatkan Imunisasi TT

  1. Puskesmas/ puskesmas pembantu
  2. Rumah sakit pemerintah/ swasta
  3. Rumah bersalin
  4. Polindes
  5. Posyandu
  6. Dokter/ bidan praktik (Depkes RI, 2004).

Referensi

Kusmiyati. 2010. Perawatan Ibu Hamil. Yogyakarta: Fitramaya (hlm: 187)
Lia. 2010. Imunisasi TT (Tetanus Toxoid) Pada Ibu Hamil. bidanlia.blogspot.com/2010/06/imunisasi-tt-tetanus-toxoid-pada-ibu.html diunduh 2 September 2011. 10.23 AM.
Purnomo, E. 2008. Vaksin Tetanus Mencegah Kematian Ibu dan Bayi. unicef.org/indonesia/id/reallives_9827.html diunduh 2 September 2011. 12.15 PM
Yessi, A. Imunisasi TT untuk Ibu Hamil. bidankita.com diunduh 2 September 2011. 06.47 AM.
Image, Ehow.com

Kata Kunci

imunisasi tt, imunisasi tt pada ibu hamil, imunisasi, ibu hamil, imunisasi ibu hamil, imunisasi pada ibu hamil, pemberian imunisasi tt pada ibu hamil, imunisasi tetanus toksoid, pemberian imunisasi TT, suntik tt pada ibu hamil, imunisasi tt ibu hamil, pemberian TT pada ibu hamil, tetanus neonatorum, imunisasi tetanus toxoid, suntik tt, imunisasi tetanus toxoid pada ibu hamil, imunisasi tetanus, pengertian imunisasi tt, pengertian tetanus, imunisasi untuk ibu hamil, Manfaat Imunisasi TT, dosis imunisasi TT, suntik TT untuk ibu hamil, suntik tt saat hamil, manfaat imunisasi tetanus teksoid.

Askeb I (Kehamilan)
© LUSA.web.id   |   Share :  

About the author

Pengajar dan pendidik aktif di perguruan tinggi di Yogyakarta dan Surakarta. Selain itu, juga seorang praktisi kesehatan di Yogyakarta. Menghabiskan waktu luang berkumpul bersama keluarga (suami & anak) serta menulis di lusa.web.id.

29 Responses to “Imunisasi TT (Tetanus Toksoid) Pada Ibu Hamil”

  1. liya says:

    nice article :D

  2. Tuti says:

    saat ini saya sedang hamil 19 minggu,
    dan dianjurkan oleh dokter kandungan untuk imunisasi TT bulan depan.
    tapi saya masih ragu, karena sebelumnya saya sudah suntik TT 2 x sebelum hamil.
    1. 12 September 2010 ( 2 hari sebelum menikah)
    2. sekitar sebulan setelah menikah
    bagaimana ini?

    • lusa says:

      Imunisasi TT pada saat hamil, digunakan untuk booster atau ulangan.. Dilakukan lebih baik, tidak juga tidak apa-apa..

      Sejauh ini, belum ada penelitian bahwa imunisasi TT pada ibu hamil akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan..

      Keputusan terbaik adalah dari kesepatakan pasangan suami istri dengan tenaga kesehatan.. Dengan memperhatikan baik buruknya..

  3. dea says:

    jika TT diberikan pada bayi umur 2 bulan

    • lusa says:

      Imunisasi tetanus yang diberikan pada bayi umur 2 bulan, dikombinasikan dengan difteri pertusis..

      Artikel tentang DPT ditunggu tanggal tayangnya..

      Makasih masukannya.. :)

  4. Lia says:

    Saya skrng sedang hamil anak keDua..Usia kandungan saya sudah masuk minggu ke 32.Di kehamiLan anak pertama saya sempat dpt imunisasi TT..Tetapi untuk kehamiLan yg skrng,dokter tdk memberikan imunisasi TT kepada saya..Apakah sudah terlambat jika skrng saya minta di imunisasai TT oleh dokter saya ?? Apabila saya tidak mendapat TT sampai melahirkan nanti,apakah ada efek buruk untuk saya & bayi saya ??
    Terima Kasih sebelumnya..

    • lusa says:

      Mbak Lia..

      Konsep pemberian imunisasi TT 5 kali untuk efektifitas kekebalan jangka waktu 25 tahun. Ibu mendapatkan imunisasi TT sesuai dengan jadwal pemberian. Jika tidak sesuai, maka tidak berlaku.

      Pemberian imunisasi TT bagi ibu hamil, juga memperhatikan jarak kehamilannya. Jika masih kurang dari 5 tahun, maka imunisasi TT dapat tidak diberikan.

      Tidak ada efek imunisasi TT pada ibu dan bayi.

      Semoga informasi ini bisa bermanfaat..
      Terimakasih juga ya mbak Lia..

      Semoga ibu dan bayi, sehat sampai lahir nanti.. :)

  5. fitri says:

    ass. mengapa imunisasi TT interval waktunya harus 4 minggu??

    • lusa says:

      Wss..

      Jarak pemberian imunisasi TT pertama dan kedua, serta jarak antar TT kedua dengan saat kelahiran, sangat menentukan kadar antibodi tetanus dalam darah bayi.

      Artinya: semakin lama interval pemberian TT pertama dan kedua serta antara TT kedua dengan saat kelahiran bayi, maka kadar antibodi tetanus dalam darah bayi makin tinggi.

      Hal ini dikarenakan, interval yang panjang akan mempertinggi respon imunologik.

  6. Avi says:

    Mbak saya sebelum nikah sudah TT 1 tapi untuk TT 2 belum melakukan suntik TT, Tapi sy ingin suntik TT 2 tetapi kok sudah lebih dari 4 minggu ya (6 minggu) apakah tidak maslah kalau jaraknya lebih dari 4 minggu,karena saya baca di sebuah blok minimal 4 minggu jarak dari TT 1 ke TT 2??? Trimakasih

    • lusa says:

      Jarak/ interval pemberian imunisasi TT adalah 4 minggu.. Jikalau lebih dari 4 minggu akan mempertinggi respon imunologik. (baca pertanyaan mbak fitri)

      Sebaiknya, mbak Avi segera saja melakukan imunisasi TT yang kedua.

  7. ifa says:

    apa resikony jika seorang calon pengantin tidak divaksinTT dan ketika terjadi kehamilan pada trisemester pertama juga tidak di vaksin TT??

    • lusa says:

      Tujuan pemberian imunisasi TT adalah:
      1. Melindungi bayi baru lahir dari tetanus neonatorum;
      2. Melindungi ibu terhadap kemungkinan tetanus apabila terluka;
      3. Mencegah penyakit pada ibu hamil dan bayi kebal terhadap kuman tetanus, dan
      4. Mengeliminasi penyakit tetanus pada bayi baru lahir.

      Pada dasarnya, pemerintah mencanangkan gerakan pemberian imunisasi TT untuk melindungi bayi baru lahir dari resiko terkena Tetanus Neonatorum.

  8. anik says:

    aku hamil yg ke2 dh usia 6 minggu,dulu anak pertama dapat TT ,apa skrg jd harus TT lagi ?? thanks

    • lusa says:

      Bisa dilihat kembali pada riwayat pemberian imunisasi TT pada kehamilan pertama.

      Jika jarak/ interval pemberian imunisasi TT 1 dengan TT 2 pada kehamilan pertama adalah 4 minggu, maka lama (durasi) perlindungan terhadap Tetanus Neonatorum adalah 3 tahun.

      Artinya: apabila dalam kurun waktu 3 tahun ibu/ WUS tersebut melahirkan, maka bayi yang akan dilahirkan, akan terlindung dari Tetanus Neonatorum.

  9. mei says:

    dulu sebelum menikah saya tidak melakukan suntik Tt, SEKARANG POSISI saya sedang hamil 4 bulan. apa harus melakukan suntik TT apa kah nanti ada efek nya untuk janin saya …

  10. Leo. P. Yusup says:

    apa bedanya TT dan TFT (VST) bu? terimakasih

    • lusa says:

      TT dan TFT (VST): sama pak..

      Tetanus toksoid (TFT = VST = vaksin serap tetanus), yaitu vaksin yang diberikan dengan dosis sebanyak 0,5 cc secara intramuskular guna memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit tetanus.

  11. iva says:

    aslm.wr.wb
    bu, saya dengar bahwa pemberian imunisasi TT itu harus melihat riwayat sebelumnya. apakah dia sudah pernah diberikan imunisasi DPT pada masa bayinya atau kah belum. hal tsb untuk menentukan status TT ny. klo dia sdh mendapatkan DPT sebanyak 3 kali artinya dia dalam status TT2 jadi pemberian selanjutnya imunisasi TT ke 3. Yang sy ingin tnyakan apakah bahayanya apabila kita salah menentukan status TT ibu hamil. Kemudian apabila pemberiannya tidak sesuai dengan anjurannya (misal pemberian TT2 diberikan 2 mg setelah TT1) apakah kemungkinan yg akan terjadi? trm ksh bu. mhn bantuannya :)

  12. happy says:

    hi mba..kmren wkt hmil 3 bln bidan saya menyarankan untuk suntik TT pertama, trus skarang kndungannya da usia 7 bulan. ap perlu suntik TT lg ea?

    • lusa says:

      Hi juga Happy…

      Selamat atas kehamilannya, semoga selalu diberikan kesehatan pada ibu dan janinnya… Lancar dan selamat hingga persalinannya…

      Jarak pemberian (interval) imunisasi TT 1 dengan TT 2 minimal 4 minggu, dan dapat diberikan sebelum usia kehamilan 8 bulan. Tidak ada kata terlambat, karena tidak ada bahaya bagi janin.

      Efek samping yang biasa terjadi timbul rasa nyeri, kemerahan dan pembengkakan pada tempat penyuntikan.

  13. HILDA says:

    Assakum mbk…

    dulu sebelum menikah saya tidak melakukan suntik Tt, SEKARANG POSISI saya sedang hamil 5 bulan.
    1. apakah sudah terlambat untuk saya melakukan suntik TT ?
    2. Apakah janin saya yg sudah 5 bulan akan sehat2 saja?
    3. apa kah nanti ada efek nya untuk janin saya jika saya akan melakukan suntik TT?

  14. indri says:

    ass.. mb..
    sy skrng dh hamil kedua mb, umur kendungan sekitar 19 bulan tp seingat sy gk pernah disuntik TT sejak menikah dan kehamilan pertama, sampai sekarang. kalau sekarang pas memasuki 5 bulan pa gk terlambat ya mba suntikan TT pertama, dan TT kedua 6 bulan kendungan.trims…

  15. Yeni says:

    Mbak, sya sejak hamil belum mendapatkan suntik tt, skr saya hamil hampir 7 bulan dan Dokter tidak memberikan suntikan tt ke sya. Apakah terlambat untuk sya untuk mendapatkan suntikan tt? Terima ksih banyak. Yeni

  16. putri says:

    Assalamualaikum mba,

    Saya akan menikah bulan April, tadi pagi saya ke klinik kantor untuk menanyakan tentang suntikan TT. Dokter di kantor mengatakan bahwa saya tidak disarankan untuk mendapatkan suntikan TT karena saya punya riwayat kejang (step) waktu bayi. Apa benar orang yang punya riwayat kejang tidak dapat suntik TT? Lalu bagaimana saya bisa mendapatkan perlindungan terhadap bayi saya nanti? Terima kasih.

  17. usnida says:

    ass wr wb. Skrg ni sy sedang hamil ikedua usia 5 bln. Anak sy yg pertama skrg usianya 17bln. Apa kira-kira sy perlu suntik TT lagi?

  18. muli says:

    Assalamualaikum mba,
    saya ingin menanyakan mengenai teori mba yang ini :

    Jarak pemberian imunisasi TT pertama dan kedua, serta jarak antar TT kedua dengan saat kelahiran, sangat menentukan kadar antibodi tetanus dalam darah bayi.
    Artinya: semakin lama interval pemberian TT pertama dan kedua serta antara TT kedua dengan saat kelahiran bayi, maka kadar antibodi tetanus dalam darah bayi makin tinggi.
    Hal ini dikarenakan, interval yang panjang akan mempertinggi respon imunologik.

    teori ini menurut siapa ya, saya butuh refrensi buat tugas saya, sebelumnya terimakasih ya, di tunggu jawabannya :)

  19. nur says:

    thanks 4 information…

    pas bgt, sy ni habis suntik, kok bekas suntik nya merah n agak benrkak..tnyata wajar y…hmmmm

Leave a Reply