Home > Bayi dan Balita, Ilmu Kesehatan Anak > Hidrokel pada Bayi Baru Lahir (Hydroceles)

Hidrokel pada Bayi Baru Lahir (Hydroceles)

Apr 02, 2013 9 Comments by lusa

Kelainan genetalia laki-laki pada bayi baru lahir yang sering ditemui antara lain hidrokel atau hydroceles. Angka kejadian hidrokel pada bayi baru lahir berkisar 10% dan akan menghilang pada tahun pertama kehidupan. Hidrokel dapat terjadi sejak janin dalam rahim.

Pengertian Hidrokel

Hidrokel atau hydroceles adalah adanya cairan di sekitar testis (buah zakar) yang menyebabkan skrotum (kantong zakar) menjadi bengkak.

Hidrokel adalah penumpukan cairan yang berlebihan di antara lapisan parietalis dan viseralis tunika vaginalis.

Penyebab Hidrokel

Hidrokel pada bayi baru lahir disebabkan oleh:

  1. Prosesus vaginalis belum tertutup sempurna sehingga terjadi aliran cairan peritoneum ke prosesus vaginalis.
  2. Sistem limfatik di daerah skrotum belum sempurna dalam melakukan reabsorbsi cairan hidrokel.

Gambaran Klinis Hidrokel

Hidrokel umumnya berbentuk bulat atau benjolan yang bersifat tegas dan kenyal serta bertransiluminasi. Seringkali terjadi di salah satu atau kedua skrotum.

Klasifikasi Hidrokel

 Menurut letak kantong hidrokel terhadap testis terbagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Hidrokel testis
  2. Hidrokel funikulus
  3. Hidrokel komunikan

Hidrokel testis

Hidrokel testis adalah hidrokel yang mengelilingi testis sehingga tidak dapat diraba, besar kantong hidrokel tidak mengalami perubahan.

Hidrokel funikulus

Hidrokel funikulus adalah kantong hidrokel berada di funikulus yaitu terletak sebelah kranial dari testis, pada palpasi testis dapat diraba.

Hidrokel komunikan

Hidrokel komunikan adalah hidrokel dimana terdapat suatu hubungan antara prosesus vaginalis dengan rongga peritoneum sehingga prosesus vaginalis terisi cairan peritoneum. Besar kantong hidrokel dapat berubah-ubah (bertambah besar) pada saat anak menangis. Kantong hidrokel terpisah dari testis dan dapat dimasukkan ke dalam rongga abdomen apabila dipalpasi.

Penanganan Hidrokel

Hidrokel pada bayi biasanya ditunggu hingga anak mencapai usia 1 tahun dengan harapan prosesus vaginalis menutup, maka hidrokel akan sembuh dengan sendirinya. Tetapi apabila hidrokel masih tetap ada atau bertambah besar dilakukan tindakan berupa aspirasi maupun operasi.

Aspirasi cairan hidrokel sudah tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan infeksi dan angka kekambuhannya tinggi.

Indikasi operasi hidrokel adalah:

  1. Hidrokel bertambah besar sehingga dapat menekan pembuluh darah.
  2. Indikasi kosmetik.
  3. Hidrokel permagna yang mengganggu aktifitas sehari-hari.

Komplikasi Hidrokel

Hidrokel yang tidak tertangani dengan baik akan menimbulkan:

  1. Hematom pada jaringan skrotum yang kendor.
  2. Mengganggu kesuburan dan fungsi seksual.
  3. Infeksi testis.

Referensi

Becks. 2008. Hidrokel. bedahurologi.wordpress.com/2008/06/22/hidrokel/ Diunduh 7 Januari 2013, pukul 21:32 WIB.
Kalisha. 2011. Hidrokel pada Bayi. kalisha.blogdetik.com/hidrokel-pada-bayi Diunduh 7 Januari 2013, pukul 21:10 WIB.
Lissauer, Tom. 2009. At a Glance Neonatologi. Jakarta: Erlangga.
Pter. 2009. Asuhan Keperawatan pada Hidrokel. askephidrokel.blogspot.com/ Diunduh 7 Januari 2013, pukul 22:24 WIB.
Image, lusa.web.id

Kata Kunci

hidrokel, hidrokel pada bayi, buah zakar besar sebelah pada bayi, testis bayi besar sebelah, buah zakar bayi besar sebelah, hidrokel pada anak, hidrokel adalah, testis besar sebelah pada bayi, foto bayi dalam kandungan 1 sampai 9 bulan, hidrokel pada bayi baru lahir, Askep hidrokel, buah zakar bayi besar, hidrocel, testis bayi besar, askep bayi baru lahir, buah zakar besar pada bayi, buah zakar bayi bengkak, kelainan testis pada bayi, biji pelir bayi besar sebelah, biji kemaluan bayi besar sebelah, apabila buah zakar bayi baru lahir besar sebelah, Skrotum bayi besar, pengertian hidrokel, zakar bayi besar sebelah, testis besar pada bayi baru lahir.

Bayi dan Balita, Ilmu Kesehatan Anak
¬© LUSA.web.id   |   Share :  
lusa

About the author

Pengajar dan pendidik aktif di perguruan tinggi di Yogyakarta dan Surakarta. Selain itu, juga seorang praktisi kesehatan di Yogyakarta. Menghabiskan waktu luang berkumpul bersama keluarga (suami & anak) serta menulis di lusa.web.id.

9 Responses to “Hidrokel pada Bayi Baru Lahir (Hydroceles)”

  1. afrianto says:

    anak saya oleh dokter didiaknosa menderita hidrokel ,usia sekarang 1 bln 13 hr oleh dokter dikasih obat amoxsan amoxicillin pediatric drops,apakah pada masa tunggu hingga usia 1 thn dgn pemberian obat seperti tersebut diatas diharuskan atau bisa tanpa pemberian obat ?
    mohon jawabannya

    • lusa says:

      Hidrokel pada bayi biasanya ditunggu hingga anak mencapai usia 1 tahun dengan harapan prosesus vaginalis menutup, maka hidrokel akan sembuh dengan sendirinya. Apabila masih terdapat hidrokel pada bayi lebih dari usia 12-18 bulan (besar tetap atau bertambah besar), maka perlu dievaluasi perlu dilakukan asprasi maupun pembedahan.

      Amoxsan amoxicillin pediatric drops sejenis obat antibiotik. Indikasi pemberian obat tersebut dimungkinkan karena salah satu komplikasi dari hidrokel adalah infeksi. Apabila hidrokel pada bayi dapat sembuh dengan sendirinya hingga mencapai usia 1 tahun, maka hidrokel bisa tanpa pemberian obat.

  2. Kurniawan says:

    Dear Lusa..mohon informasi, apakah hidrokel bisa diobati/dicegah pada saat bayi masih ada di dalam kandungan? Istri saya sedang mengandung usia kehamilan 9bulan, namun di diagnosa dokter mengidap hidrokel..apakah ada obat yang bisa menormalkan kelainan tsb selama masih ada di kandungan bundanya? Mohon informasinya..Terima Kasih..

  3. MONA says:

    dear lusa…
    anak saya masih berumur 2 bln 8 hari…mengidap hidrokel, kata dokter harus d operasi kalo beratnya mencapai 10 kg. apakah ad cara pengobatan laen selain operasi. dan mengapa anak bisa mengalami hidrokel. apa penyebab Prosesus vaginalis belum tertutup sempurna sehingga terjadi aliran cairan peritoneum ke prosesus vaginalis ????

  4. marselita says:

    Dear lusa,baby q 1th 4bln.sm dsa n dok bedah kt’y hidrokel n hrs d operasi.tp q tkt mw d operasi,krn msh kcl n tkt nanti mengganggu fungsi reproduksi’y :'(

  5. asep says:

    Hidrokel bisa terjadi sasat sudah dewasa? soalnya adik saya dulu lahir normal besar testisnya sama, ketika dewasa sekitar 11 tahun ada kelainan ini. apa ad hubungannya dengan penyakit hernia. . .

    mohon dijawab.

  6. Denny Miftakhul says:

    anak saya berusia 3bulan berat sekitar 6,25Kg positif Hydrocel kanan pada pelir besar sebelah,kata Dokter nya harus segera di lakukan operasi tapi saya masih takut mengingat usia anak saya yang masih sangat dini apakah tidak bahaya jika harus di lakukan Operasi Besar??apakah ada cara penyembuhan lain nya??

  7. Lily says:

    Dear Lusa,

    anak saya berumur 2 tahun 4 bulan terkena hydrocel. Awalnya saya pikir hernia, tetapi 2 bulan lalu saya bawa ke dokter urologi dan dokter mendiagnosa ini hydrocele bukan hernia. Masalahnya, satu-satunya jalan untuk sembuh adalah dengan operasi sedangkan kami sedang kesulitan dana karena saya sudah nanya biayanya kurang lebih 20 juta. Pertanyaan saya, apabila dibiarkan saja apakah dampak nya? Kalau pun doperasi, apakah ini tidak membahayakan mengingat ini dekat dengan alat vital dan anak saya akan memasuki umur 3 tahun. Mohon saran nya. Terima kasih.

Leave a Reply