Home > Askeb I (Kehamilan) > Diagnosis Kehamilan

Diagnosis Kehamilan

Sep 01, 2009 7 Comments by

Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin, adalah kira-kira 280 hari (40 minggu) dan tidak lebih dari 300 hari (43 minggu). Kehamilan dibagi menjadi tiga triwulan, triwulan I dimulai dari konsepsi sampai 12 minggu, triwulan II dari 12 sampai 28 minggu dan triwulan III dari 28 sampai 40 minggu.
Diagnosis kehamilan dapat ditegakkan dengan riwayat kesehatan dan pemeriksaan klinis berdasarkan tanda dan gejala kehamilan.

Tanda dan Gejala Kehamilan

  1. Tanda mungkin hamil
  2. Tanda tidak pasti hamil
  3. Tanda pasti hamil

Tanda Mungkin Hamil

Tanda tidak pasti

Tanda pasti

  • Adanya gerakan janin yang dapat dilihat, dirasakan dan diraba serta ditemukan bagian-bagian janin.
  • Terdengar denyut jantung janin secara auskultasi – Dapat didengar dengan stetoscop monoculer laenec, doppler, alat kardiotograf dan dilihat pada USG.
  • Terlihat tulang-tulang janin pada foto rontgen – rongten sudah tidak disarankan.

Differential Diagnosa Kehamilan

  1. Pseudosiesis – Terdapat amenorea, perut membesar, uterus sebesar biasa, tanda kehamilan negatif.
  2. Mioma uteriPerut membesar, rahim membesar teraba padat kadang berbenjol-benjol, tanda kehamilan negatif, perdarahan banyak saat menstruasi.
  3. Kistoma ovarii – Mungkin ada menopause, perut membesar tapi pada periksa dalam uterus sebesar biasa, tanda kehamilan negatif, lamanya pembesaran perut dapat melampaui umur kehamilan.
  4. Retensio urine – Uterus sebesar biasa, tanda kehamilan dan reaksi kehamilan negatif.
  5. Menopause – Terdapat amenorea, umur wanita kira-kira diatas 43 tahun, uterus sebesar biasa, tanda dan reaksi kehamilan negatif.
  6. Hematometra – Terdapat amenorea yang dapat melampaui umur kehamilan, perut terasa sakit setiap bulan, terjadi penumpukan darah dalam rahim, reaksi kehamilan negatif. Hal ini disebabkan oleh himen imperforata.

Tabel 1. Perbandingan Antara Primipara Dan Multipara

PrimiparaMultipara
PerutTegangLonggar, terdapat striae
PusatMenonjolDapat datar
RahimTegangAgak lunak
PayudaraTegang, tegakMenggantung, agak lunak, terdapat striae
LabiabersatuAgak terbuka
HimenKoyak beberapa tempatKarankula himenalis
VaginaSempit dengan rugae utuhLebar, rugae berkurang
ServiksLicin, lunak, tertutupSedikit terbuka, teraba bekas robekan persalinan
PembukaanMendatar lalu membukaMembuka dan mendatar
PerineumMasih utuhBekas luka episiotomi

Referensi
Manuaba, IBG, 1998. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, Dan Keluarga Berencana Untuk Bidan. EGC. Jakarta.
Mochtar, 1998. Sinopsis Obstetri Jilid 1. EGC. Jakarta.
Pusdiknakes, 2001. Buku 2 Asuhan Antenatal.
Sarwono, 2000. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal Dan Neonatal. Yayasan Bina Pustaka. Jakarta.
Scott, J. 2002. Buku Saku Obstetri Ginekologi. Jakarta: Widya Medika.

Kata Kunci

tanda pasti hamil, ballotement, tanda pasti kehamilan, diagnosis kehamilan, diagnosa kehamilan, tanda mungkin hamil, ballotement adalah, PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK KEHamilan, tanda hegar, tanda mungkin kehamilan, tanda tidak pasti hamil, diagnosa ibu hamil, pengertian ballotement, cloasma gravidarum, tanda goodel, tanda pasti, reaksi kehamilan, ballotment, ballotemen adalah, sampai usia kehamilan berapa teraba ballotement, pengertian striae, hamil lebih dari 40 minggu, tanda goodels adalah, tanda hamil pasti, asuhan kebidanan morning sickness.

Askeb I (Kehamilan)

About the author

Pengajar dan pendidik aktif di perguruan tinggi di Yogyakarta dan Surakarta. Selain itu, juga seorang praktisi kesehatan di Yogyakarta. Menghabiskan waktu luang berkumpul bersama keluarga (suami & anak) serta menulis di lusa.web.id.

7 Responses to “Diagnosis Kehamilan”

  1. rahma says:

    ijin copy mbak buat tugas blog

  2. Windi Wardani says:

    Inspiratif, oey… :)

  3. resna says:

    ijin ngmbil ilmunya ya bu untuk nambah pengetahuan dan pemahaman syukron!!:)

Leave a Reply