Home > Askeb III (Nifas) > ASI Eksklusif

ASI Eksklusif

Nov 18, 2009 2 Comments by

Menurut Utami (2005), ASI eksklusif dikatakan sebagai pemberian ASI secara eksklusif saja, tanpa tambahan cairan seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putih dan tanpa tambahan makanan padat seperti pisang, pepaya, bubur susu, biskuit, bubur nasi dan tim.

ASI eksklusif (menurut WHO) adalah pemberian ASI saja pada bayi sampai usia 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. ASI dapat diberikan sampai bayi berusia 2 tahun.

Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dianjurkan oleh pedoman internasional yang didasarkan pada bukti ilmiah tentang manfaat ASI baik bagi bayi, ibu, keluarga maupun negara.

Menurut penelitian yang dilakukan di Dhaka pada 1667 bayi selama 12 bulan (Pediatric, 2001. Arifeen, S) mengatakan bahwa : ASI eksklusif dapat menurunkan resiko kematian akibat infeksi saluran nafas akut dan diare.

WHO dan UNICEF merekomendasikan kepada para ibu, bila memungkinkan memberikan ASI eksklusif sampai 6 bulan dengan menerapkan:

  1. Inisiasi menyusu dini selama 1 jam setelah kelahiran bayi.
  2. ASI eksklusif diberikan pada bayi hanya ASI saja tanpa makanan tambahan atau minuman.
  3. ASI diberikan secara on demand atau sesuai kebutuhan bayi, setiap hari setiap malam.
  4. ASI diberikan tidak menggunakan botol, cangkir maupun dot.

Bagi ibu yang bekerja, menyusui tidak perlu dihentikan. Ibu bekerja harus tetap memberikan ASInya dan jika memungkinkan bayi dapat dibawa di tempat kerja. Apabila tidak memungkinkan, ASI dapat diperah kemudian disimpan.

Cara penyimpanan ASI:

  1. ASI dapat disimpan dalam botol gelas/ plastik, termasuk plastik klip, ± 80-100 cc.
  2. ASI yang disimpan dalam frezzer dan sudah dikeluarkan sebaiknya tidak digunakan lagi setelah 2 hari.
  3. ASI beku perlu dicairkan dahulu dalam lemari es 4 derajat Celcius.
  4. ASI beku tidak boleh dimasak/ dipanaskan, hanya dihangatkan dengan merendam dalam air hangat.
  5. Petunjuk umum untuk penyimpanan ASI di rumah :
  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
  • Setelah diperas, ASI dapat disimpan dalam lemari es/ frezzer.
  • Tulis jam, hari dan tanggal saat diperas.
ASISuhu RuangLemari esFreezer
Setelah di peras6-8 jam (kurang lebih  26 derajat C)3-5 hari (kurang lebih 4o C)2 mg freezer jadi 1 dg refrigerator, 3 bl dg pintu sendiri, 6-12 bln.(kurang lebih -18o C)
Dari frezeer, di simpan di lemari es (tdk di hangatkan)4 jam atau kurang (minum berikutnya)24 jamJangan dibekukan ulang
ASISuhu RuangLemari esFreezer
Dikeluarkan dari lemari es (di hangatkan)Langsung diberikan4 jam/ minum berikutnyaJangan dibekukan ulang
Sisa minum bayiMinum berikutnyaBuangBuang

Referensi
Ambarwati, 2008. Asuhan Kebidanan Nifas. Yogyakarta: Mitra Cendikia. (hlm: 30-35).
http://www.linkagesproject.org/media/publications/ENA-References/Indonesia/Ref4.7%20.pdf Pemberian ASI Eksklusif atau ASI saja :Satu-Satunya Sumber Cairan Yang Dibutuhkan Bayi Usia Dini. Diunduh 13 November 2009 – 18:20 WIB.
http://www.who.int/nutrition/topics/exclusive_breastfeeding/en/ Diunduh 13 November 2009 – 19:00 WIB.
Suherni, 2007. Perawatan Masa Nifas. Yogyakarta: Fitramaya. (hlm: 38-40).
www.lusa.web.id Lusa. 2008. Gizi Seimbang Bagi Bayi. Diunduh 13 November 2009 – 21: 00 WIB.

Kata Kunci

asi eksklusif 2009, ASI eksklusif, asi eksklusif pdf, pengertian asi eksklusif, asi eksklusif adalah, pemberian asi eksklusif menurut who, asi menurut who, pengertian asi eksklusif menurut who, bubur asi, Askeb ASI eksklusif, pdf asi eksklusif, asi ekslusif adalah, menurut who pemberian asi eksklusif, lusa asi esklusif, asuhan kebidanan tentang masalah pemberian asi esklusif, asi eksklusif askeb, penkes tentang asi eksklusif, askeb keluarga asi eksklusif, pemberian asi dini dan eksklusif, pemberian asi eksklusif, pdf asi, konsep dasar asi eksklusif kurang dari 6 bulan, menurut who tentang asi esklusif, pdf pengertian asi esklusif, membuat bubur bayi tanpa asi pake air saja.

Askeb III (Nifas)

About the author

Pengajar dan pendidik aktif di perguruan tinggi di Yogyakarta dan Surakarta. Selain itu, juga seorang praktisi kesehatan di Yogyakarta. Menghabiskan waktu luang berkumpul bersama keluarga (suami & anak) serta menulis di lusa.web.id.

2 Responses to “ASI Eksklusif”

  1. gasol says:

    kalo mo buat bubur susu pake ASI, ASI nya boleh gak dimasak bareng buburnya?
    thanks.

    • lusa says:

      @gasol

      Pemberian bubur ASI jauh lebih baik daripada memberikan bubur susu dari kaleng atau kotak. Dalam proses pembuatan bubur ASI, ASI tidak perlu dimasak karena dapat merusak kandungan gizinya. Pada saat bubur sudah matang dan mengental (selesai dimasak), baru tambahkan ASI, kemudian aduk hingga rata.

      Selamat mencoba… :)

Leave a Reply