Abses Payudara
Abses payudara berbeda dengan mastitis. Abses payudara terjadi apabila mastitis tidak tertangani dengan baik, sehingga memperberat infeksi.
- Sakit pada payudara ibu tampak lebih parah.
- Payudara lebih mengkilap dan berwarna merah.
- Benjolan terasa lunak karena berisi nanah.
- Teknik menyusui yang benar.
- Kompres payudara dengan air hangat dan air dingin secara bergantian.
- Meskipun dalam keadaan mastitis, harus sering menyusui bayinya.
- Mulailah menyusui pada payudara yang sehat.
- Hentikan menyusui pada payudara yang mengalami abses, tetapi ASI harus tetap dikeluarkan.
- Apabila abses bertambah parah dan mengeluarkan nanah, berikan antibiotik.
- Rujuk apabila keadaan tidak membaik.
Gambar. Abses payudara
Referensi
library.usu.ac.id/download/fk/obstetri-daulat.pdf Sibuea, D. 2003. Problema Ibu Menyusui Bayi. Diunduh 17 November 2009 – 08: 13 PM.
Saleha, 2009. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. Jakarta: Salemba Medika. (hlm: 109-110)
Suherni, 2007. Perawatan Masa Nifas. Yogyakarta: Fitramaya. (hlm: 56-57).
Kata Kunci
abses payudara, abses, pengertian mastitis, abses pada payudara, abses mamae, makalah mastitis, askep abses mamae, cara menyusui yang benar, askep nifas, pengertian abses payudara, masalah payudara pada masa nifas, mastitis payudara, kelainan payudara pada masa nifas, makalah infeksi masa nifas, definisi abses payudara, Payudara abses, askep abses, asuhan keperawatan abses mamae, abses dipayudara, mastitis abses, Askeb perawatan payudara masa nifas, terapi abses payudara, contoh askeb nifas(radang pada payudara), askep mastitis, contoh infeksi pada masa nifas.


